EDUKASI PADA IBU HAMIL TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN HIRSHSPRUNG
EDUKASI PADA IBU HAMIL TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN HIRSHSPRUNG
Keywords:
edukasi, ibu hamil, pencegahan, hirschsprungAbstract
Latar belakang: Penyakit Hirschsprung diakibatkan oleh kegagalan migrasi kraniokaudal prekursor sel ganglion di sepanjang saluran cerna selama minggu ke-5 hingga minggu ke-12 masa gastasi masa kehamilan. Insiden penyakit Hirschsprung terjadi dari 1:5000 kelahiran hidup dan laki-laki lebih banyak dibanding perempuan. Insiden penyakit Hirschsprung di Indonesia belum diketahui secara pasti akan tetapi berkisar antara 5000 kelahiran hidup. Dengan jumlah penduduk Indonesia 220 juta dan tingkat kelahiran 35 permil, maka diprediksikan setiap tahun akan lahir 1540 bayi dengan penyakit Hirschsprung. Banyak masyarakat tidak paham tentang Hirschsprung dan mereka tahu setelah anaknya di diagnosa Hirschsprung. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah ada perbedaan edukasi pada ibu hamil terhadap upaya pencegahan Hirschsprung. Metode penelitian: Desain penelitian eksperimen, dengan one group pretest and posttest design. Populasi adalah ibu hamil dengan jumlah sample 18 orang. Tekhnik sampling mon-random sampling dengan jenis purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Penelitian ini dilakukan Di Wilayah Kerja Puskesmas Lingsar Kabupaten Lombok Barat Pada Bulan Juni Sampai Bulan Juli 2023. Hasil : hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan, sikap terhadap upaya pencegahan Hirschsprung pada ibu hamil sebelum dan setelah dilakukan edukasi. Selain itu terdapat perbedaan pengetahuan, sikap terhadap upaya pencegahan Hirschsprung dengan nilai p value pengetahuan =0,001 dan nilai p value sikap =0,027. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa semakin baik pengetahuan, sikap ibu hamil atau masyarakat maka upaya pencegahan penyakit Hirschsprung semakin baik








